'Papap I Love You' ... antara cinta dan realitas


“Papap I Love You” ... sempat sedikit sebal dengan judul buku ini...hahahaha...kenapa? Maklum,saya adalah ibu = mom = mama yang mungkin agak egois dan inginnya 'love you' ditujukan hanya untuk mama semata. Ngga tau ya, sebagai orang yang mengandung 9 bulan, melahirkan dan bersusah payah merawat juga menjaga anak, rasanya saya selalu haus dengan kata i love u dari anak hahahaha...Tapi itu semua hanya pendapat saya loh ya, dan bukan berarti saya tidak suka dengan novel karya Sundari Mardjuki ini. Saya pribadi suka novel ini, cukup realistis dan menginspirasi, terutama bagi pasangan-pasangan muda di jaman sibuk seperti sekarang ini. Di beberapa bagian memang rasanya terlalu detail dan melebar, tapi itu masih bisa ditoleransi kok. Buktinya saya tetep enjoy baca novel ini dan melahapnya kurang dari seminggu. Ngga cuma itu beberapa bagian dari novel ini pun bisa dikutip dan dijadikan motivasi.

Awal membaca buku ini, saya seperti menemukan kenyataan yang terjadi di sekeliling saya. Tentang perbedaan karir suami dan istri, sifat suami yang cenderung bertahan dengan zona nyaman, sementara istri mengejar karir demi keluarga dan kenyamanan masa depan. Beberapa teman jelas mengalami kondisi ini, sama seperti yang dihadapi Rayna dan Bima. Tidak cuma itu, tetang pola asuh versus egoisme orang tua yang ada di novel ini juga cukup mewakili realitas yang ada di sekeliling kita. Beberapa part tentang kesempurnaan yang dituntut Rayna misalnya, atau rasa iri Bima yang justru membuat anaknya terabaikan, rasanya pernah dialami oleh pasangan orang tua (muda terutama) saat mengasuh buah hati mereka. Tidak cuma itu, kedua sosok Rayna dan Bima seperti menyampaikan misi dengan karakter mereka masing-masing. Di satu sisi, novel ini seperti ingin menyentil bagaimana kerasnya pola asuh dan target oriented bisa punya dampak yang tidak baik pada anak. Tapi, colekan lain juga coba disampaikan manakala kita tidak berusaha maju dan stuck di zona nyaman, maka kita justru menjadi pihak yang tidak mau menyadari kebutuhan yang sesungguhnya dihadapi.

Novel 'Papap I Love You' ini bercerita tentang Bima, yang harus menerima kenyataan bercerai dengan istrinya. Anak semata wayangnya, Kaka, berada di bawah pengasuhan Rayna, mantan istrinya. Seiring berjalannya waktu, Kaka akhirnya di bawah pengasuhan Bima. Ini membuat Bima harus siap sebagai single parent yang harus menyeimbangkan pekerjaan dan cintanya pada anak, termasuk saat ia mencoba membuka hati kembali.